Sunday, August 15, 2010

Acara Belajar Bersama 8 Agustus 2010 (Bermain Drama)





Anak-anak komunitas homeschooling Belajar Bersama selalu mengadakan pertemuan rutin dua kali sebulan, dan pada pertemuan minggu ini mereka sepakat untuk mementaskan sebuah drama. Pada minggu-minggu sebelumnya mereka sudah mempersiapkan beberapa hal seperti mempersiapkan peralatan dan mendiskusikan topik drama yang akan mereka pertunjukkan nanti. Temanya adalah 'Apa Gunanya Hutan Bagi Kita?'

Sebelumnya sudah ditentukan tokoh-tokoh yang akan mereka perankan dan siapa yang menjadi tokoh tersebut. Kakak-kakak pembimbing menolong mereka untuk berlatih dan menghafalkan kalimat-kalimat yang akan mereka ucapkan nanti. Setelah mereka siap, maka drama pun dimulai.

Drama diawali dengan seekor harimau (diperankan oleh Fadil) yang berhasil menangkap buruannya (seekor rusa) dan memakannya sampai habis. Setelah makan, harimau itu mencakar-cakar pohon dan mengaum kesenangan. Karena kekenyangan, akhirnya dia tertidur di bawah sebuah pohon.

Setelah itu datang beberapa orang anak, yaitu penanam bibit pohon (Emma), pemetik buah-buahan (Nira), dan pengambil madu (Kasih). Mereka saling bercerita satu sama lain. Penanam bibit mengatakan bahwa dia sudah menanam banyak pohon buah, yang bibitnya berasal dari orang-orang yang suka makan buah-buahan. Pemetik buah-buahan bercerita bahwa dia memberikan buah-buahan kepada orang-orang di desa. Lalu pengambil madu berkata, bahwa orang-orang desa suka menukar buah-buahan untuk mendapatkan madu darinya.

Di tengah perjalanan mereka melewati sebuah pohon. Mereka terkejut melihat ada seekor harimau di sana, lalu berteriak minta tolong. Tiba-tiba datang seekor macan tutul (diperankan Izzan). Macan tutul berkata, "Jangan takut, dia tidak akan memakan kalian, kalian sedang apa?" Manusia2 menjawab, "Kami mau mengambil buah-buahan dan madu di pohon itu." Lalu macan membantu manusia memetik buah-buahan dan madu dari pohon tersebut. Mereka mengucapkan terima kasih.

Keesokan harinya manusia2 kembali datang ke hutan sambil membawa seekor ayam, lalu memanggil macan tutul. Mereka memberi makan macan tutul sebagai tanda terima kasih atas pertolongannya. Tiba-tiba mereka mendengar suara mesin gergaji, lalu mereka mendatangi tempat itu dan melihat seorang manusia membawa gergaji dan akan menggergaji pohon tempat mereka mengambil buah dan madu. Harimau juga datang ke tempat itu.

Pengambil buah bertanya, "Mengapa kamu menebang pohon?" Penebang pohon menjawab, "Aku menebang pohon untuk dijual ke kota, minggir, aku mau menebang pohon ini." Manusia dan para binatang mengelilingi pohon itu sambil bergandeng tangan, lalu berkata, "Jangan tebang pohon ini, nanti kami tidak mendapat buah dan madu lagi, dan tidak ada lagi pohon yang bisa ditanam karena bibitnya habis, juga harimau dan macan tidak bisa berteduh dan mencakar-cakar di sini, dan binatang-binatang kehilangan tempat tinggal." "Ya, selain itu, penduduk akan kekurangan air kalau semua pohon ditebang." Penebang pohon berpikir, lalu berkata, "Baiklah kalau begitu, aku akan mencari pekerjaan lain, terima kasih teman-teman."

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...